It’s just one of my way to express my self

Duh mama ma bapak 20thn nikah tahun ini, wah lama juga ya …… he he he ga kerasa dah setua and segede ini.

Emm…. jadi inget mama di rumah yg pasti tiap hari sibuk and ga pernah ada waktu luang mesti ada aja yg di kerjain.  Mamaku orang yg  paling sabar and setia, duh klo inget mama jadi sedih rasanya, kapan ya mama bisa istirahat ???.  Klo di tannya tentang istirahat pasti ga pernah terlintas dlm pikirannya, duh inget aku dulu pas di liburan kebetulan blh pulang ma pesantren, mama nanya ke ifa” ifa bakalan lupa ma mama ga ya klo dah gede?”  yg pasti enggak lah ma kata ifa.  Tapi kenapa mama nanya itu ya???. 

Mungkin dia takut, kuatir klo klo semua pengorbanannya bakalan sia2

Ma seandainya mama bisa baca tulisan ifa ini, ingin sekali ifa bisa seperti mama, wanita yg paling sabar dan tabah.  Semenjak kecil kesusahan selalu menyertaimu.  Engakou telah menjadi yatim semenjak kecil kedua orangtuamu pergi meninggalkanmu dan  seorang adik yg harus engkou asuh padahal umut mu hanya 6 tahun waktu itu.  Ma …. ifa masih inget ketika dulu mama cerita sebelum ifa tidur, bukan cerita dongeng2 seperti anak2 yg lain tapi cerita tentang kehidupan nyata, yang memang harus dihadapi,  kehidupan mama yang dulu begitu berat, hidup di panti asuhan, mengasuh adik yang nakanlnya lebih dari ifa kata mama < jd bangga dikit>

Trus kisah lain dari  bapak yg ga kalah serunya, tentang kenyataan hidup.  Bapak harus menerima kenyataan pahit semenjak kecil, kenyattan bahwa karunia allah tidak bisa engkou rasakan seumur hidupmu, allah mengambil nikmat indra penglihatanmu disaat enkau masih kecil 4 tahun,  jadi wajar saja klo enkau sekarang lupa indahnya warna2 di dunia.  Meski begitu susahnya enkau tidak pernah menyerah akan kenyataaan, meski harus pergi jauh untuk bisa menikmati pendidikan sekolah dimana semua itu tak semudah sekarang karena saat meski kemerdekaan telah diraih tapi kekuasaan belum sepenuhnya menjadi hak rakyat kita.  Cerita kehidupan yang sangat menarik untuk bisa kdi jadikan pelajaran, dah hikmah2 yang harus di petik.  Betapa banggaku mendengar kisah2 suksesmu dalam belajar menjadikan ku malu, denagan kesempurnaanku tidak bisa meraih hal yang dapat kauraih dengan kekuranganmu.  Piala dan buku2 yang terpajang rapi di ruang tamu menjadi tanda perjuanganmu dulu, meski engkau seorang tuna netra, bukan berarti pengahalang bagimu.  Betapa bangga diriku kepada kalian, wahai orangtua yang telah membesarkanku dengan segala jeripayahmu.

Aku sadar seharusnya aku bisa menjadi orang yang kuat dalam menjalani kehidupan, training2 mu yang telah ku terima semenjak aku kecil seharusnya bisa menjadikan aku seorang yg bisa sabar dan tidak menyerah dalam kehidupan.

Tapi maaf ….. ternyata kenyattannya tidak begitu, bukan menyerah di awal tapi…….Ma pa, hanya doamu yang kuharap, untuk cita cita yang kau harapkan dari ku, untuk semua keinginan yang kau impikan datang dariku, untuk semua mimpi mimpi indah yang terlukis dalam diriku, dan untuk semua yang kalian harapkan pada ku.

Akan kucoba untuk bisa seperti apa yang kalian harapkan.  Tapi kumohan agar engkau juga bersiap siap akan kenyataan yang mungkin tidak seperti yang kalian harapkan.

Doaku untuk semua cinta kasihmu, jasa jasamu, pengorbananmu dan semua yang telah engkau berikan kepadaku, semoga tidak akan pernah sia sia, dengan ridho allah taala semoga enkau mendapat balasannya di dunia maupun di ahirat, <AMIIIN YA ROBBAL ALAMIN>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: