It’s just one of my way to express my self

CARA TURUN SUJUD.

 

Hukum dasar sholat:

 

1.       “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat” HR.Bukhari,  Ahmad. Ini perintah Rasulullah SAW.

2.       “Barang siapa mengerjakan suatu amalan yang tidak ada dasar perintahnya dari kami (Allah SWT/ Rasulullah SAW), maka dia tertolak.” (Muttafaq ‘alaih, hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha).

 

Sering kita lihat ada setidaknya dua cara turun menuju sujud, yaitu lutut dulu atau tangan dulu yang menyentuh sajadah/tanah.

Mari kita lihat hadist-nya:

 

  1. Berkata Wa-il:” Saya lihat Rasulullah SAW apabila sujud, ia letakan dua lututnya lebih dahulu daripada dua tangannya, dan apabila ia bangkit berdiri, ia angkat dua tangannya lebih dahulu daripada dua lututnya HR Tirmidzi.

 

  1. Berkata Abi Hurairah:”Telah bersabda Rasulullah SAW, apabila salah seorang diantara kamu sujud, maka janganlah ia duduk seperti duduknya unta, (tetapi) hendaklah ia letakan kedua tangannya sebelum kedua lututnya HR Abi Daud.

 

 

Kedua hadist di atas bertentangan satu sama lainnya, dan ternyata keduanya juga merupakan hadist yang lemah, karena dalam sanadnya terdapat rawi yang dinilai lemah, yaitu

  1. Dalam hadist ke satu  ada rawi: Syuraik bin Abdullah dan Ashim bin Kulaib. Kedua orang ini dinilai lemah oleh para akhli hadist.
  2. Dalam hadist ke dua ada rawi: Abdul Aziz bin Muhammad. Orang ini dinilai lemah oleh para akhli hadist.

 

Kesimpulannya:

 

  • Kedua hadist tsb lemah.
  • Kita boleh pilih salah satu, atau keduanya secara bergantian tergantung situasi/ keadaan, misalnya pada jarak shof yang sempit mungkin cara pertama lebih tepat untuk menghindari sentuhan dengan orang di depan/ di belakang kita. Bila jarak shof cukup lapang mungkin cara kedua lebih baik karena tangan bisa lebih dahulu menahan berat badan sehingga tidak terlalu membebani paha dan lutut. Kedua cara tsb kita pakai, karena tidak ada cara lain untuk turun menuju sujud. Tidak mungkin kita turun dengan kepala lebih dulu daripada tangan atau lutut.

 

Rasulullah SAW

 

Ya Allah, tunjukanlah yang benar itu benar, dan berilah kekuatan untuk mengikutinya. Dan tunjukanlah yang salah itu salah, dan berilah kekuatan untuk menghindarinya. Amin.

 

Semoga bermanfa’at.

 

 والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: